Keterbatasan karena pandemi terjadi di seluruh sektor. Perkantoran yang bekerja dirumah dan anak-anak sekolah belajar sembari rebahan mungkin telah menghiasi kehidupan sehari-hari di sekeliling kita. Lantas bagaimana dengan pedagang keliling? toko sembako? pedagang kaki lima?

Seperti kita ketahui, banyak pedagang pasar yang terpapar virus mematikan. Sebetulnya hal ini dapat diatasi dengan hyperlocal market. Hyperlocal market atau pasar hiperokal, memang mirip online marketplace, akan tetapi ini lebih khusus misal untuk suatu daerah, jenis produk tertentu, dan sejenisnya.

Lantas, ketika PSBB berlaku, kemana para pedagang pasar dan pedagang lainnya akan berjualan?

Solusi Keterbatasan Karena Pandemi

Seperti judul di atas, mengatasi keterbatasan karena pandemi melalui teknologi digital. Solusi ini merupakan yang paling masuk akal dan telah menjadi salah satu protokol kesehatan yang mendunia.

Para pedagang apapun sebetulnya dapat berjualan online, dengan kerjasama para ojek pangkalan maka masalah keterbatasan saat Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) dapat diatasi.

Masyarakat dapat memilih produk kebutuhan pokok dan bahan masakan melalui ponsel. Pada prosesnya, manajemen pasarlah yang mengelola pasar hiperlokal di ranah digital tersebut.

Entah sampai kapan akan bertahan berjualan offline di Pasar dengan meregang nyawa setiap hari dari terpapar Virus dari Wuhan, Tiongkok tersebut.

WFH Pekerja Perkantoran Perlu Peralatan Digital.

Sebetulnya ini juga minim edukasi dari pemerintah. Seperti bagaimana cara bekerja di rumah secara aman, nyaman dan tetap produktif. Pada akhirnya, banyak video joget-joget PNS di TikTok!.

Baiklah, untuk WFH sebetulnya hal terpenting adalah edukasi keamanan cyber, kemudian beberapa peralatan online untuk manajemen, administrasi dan kolaborasi.

Dan lagi-lagi, tidak hanya zoom yang dapat melakukan panggilan video berbarengan (video conference). Ada banyak aplikasi lain seperti Red Booth, Next Cloud, dan sejenisnya yang justru jauh lebih terjamin keamanannya. Terutama untuk komunikasi internal, Zoom saja tidak baik untuk diandalkan.

Untuk perkantoran, sebaiknya adakan meeting secara virtual, tidak memaksakan untuk meeting offline karena ini bukan saat yang tepat. Kolaborasi antar internal kantor terhadap penyelesaian tugas-tugas anggota team di suatu divisi dapat menggunakan peralatan online seperti Trello, Moday.Com, dan sebagainya.

Masa ini akan menjadi masa – masa yang berat dan cukup panjang. Kabarnya, pertengahan tahun depan ini pandemi akan berakhir.(WHO perkirakan akhir tahun 2021).

Buat Diri Anda Senyaman Mungkin Selama PSBB

Setelah memahami cara atasi keterbatasan saat pandemi PSBB seperti di Jakarta dan beberapa kota lainnya, tantangan selanjutnya adalah membuat diri Anda betah di rumah. Ini bukan hal remeh, sebab bagi yang belum terbiasa dirumah saja akan mengalami suatu perubahan besar dan berpotensi menimbulkan stress.

Atur diri dan keluarga Anda untuk dapat senyaman mungkin ketika berada dirumah saja untuk menghindari terpapar virus C. Seperti memesan makanan secara online baik melalui ojol atau marketplace dapat mengatasi kebosanan. Membeli baju online di teman-teman yang sedang berjualan juga sangat baik dan dapat mengurangi stress.

Pada akhirnya, orang terbiasa berinteraksi secara online. Dengan demikian sudah sa era transformasi digital hadir di Indonesia. Barang siapa yang dapat beradaptasi dengan cepat, mereka yang dapat bertahan, barang siapa yang dapat berinovasi, maka mereka yang menjadi pemimpin pasar disrupsi yang terus berkembang secara eksponensial.

Pandemi ini memang berat, luar biasa .. Banyak bisnis yang terpukul dan banyak yang gulung tikar. PHK masal dan antrinya pelamar kerja di salah satu pabrik sepatu di Jawa Barat turut menghiasi fenomena di era pandemi ini.

Mulai Cari Penghasilan Sampingan

Ketika Anda berada dirumah saja, tidak pergi ke kantor, ini artinya Anda memiliki waktu lebih 4 jam sehari. Karena jalanan macet ke kantor biasanya pulang pergi 2 jam juga bukan ? (untuk yang berada di Jakarta). Oke lah Anda kurang setuju, kita jadikan saja 2 jam.

Dengan memiliki waktu 2 jam, Anda dapat :

  • Melakukan riset untuk menemukan produk apa yang paling bagus dijual dan cepat menghasilkan.
  • Menghubungi para supplier untuk menjadi reseller dropship (dropshipper).
  • Upload foto di halaman facebook dan menyebarkan ke group-group facebook dengan puluhan ribu pemirsa (anggota group).

Ini dapat menjadi solusi ekonomi di tengah pandemi. Bahkan, sekarang ini sembari rebahan pun Anda dapat melakukan bisnis online shop dari rumah. Dengan menggunakan aplikasi digital seperti GampangJualan.ID, Anda hanya perlu terima notifikasi ketika ada yang beli produk dan sudah transfer.

Kebanyakan para pebisnis OL Shop selalu kerepotan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan calon pembeli. Ini memang sangat menguras waktu, tenaga dan pikiran. Jangan sampai Anda sudah berdigital ria, namun tetap terkena stress. Teknologi digital seharusnya selain dapat mengatasi keterbatasan saat PSBB, juga dapat memudahkan pekerjaan.

Aplikasi GampangJualan dapat membalas pesan di FB messenger secara otomatis, jadi Anda tidak perlu repot jawab stok masih ada atau berapa biaya kirim. Ini akan membebaskan Anda dari menjawab pertanyaan calon pembeli secara satu per satu. Pada tanggal 22 September 2020 ini, akan diselenggarakan acara webinar gratis mengenai cara jualan di Facebook sembari rebahan, menggunakan aplikasi GampangJualan.ID.

 

Pin It on Pinterest

Share This